Penyebab Android Lemot Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Android Lemot Dan Cara Mengatasinya – Seiring berjalannya waktu dan semakin seringnya menggunakan smartphone Android, maka android pun akan terasa semakin menjadi lemot.

Terutama jika dibandingkan pada saat pertama kali membelinya, lambat laun android akan mengalami penurunan performa dan menjadi sangat lemot.

Hal seperti ini sangat wajar terjadi karena smartphone dan perangkat elektronik lainnya akan mengalami penurunan kinerja seiring bertambahnya usia penggunaan.

Faktor lainnya terjadi karena kebiasaan pengguna, sebagus apapun smartphone tersebut, jika digunakan secara sembarangan pasti akan rusak. Hal ini juga terjadi pada semartphone android yang kita gunakan setiap hari.

Baca Juga : Mengatasi Wi-Fi Limited Access

Penyebab smartphone Android lemot

Terlalu Banyak Aplikasi

Jangan memasang terlalu banyak aplikasi pada Android kalian, mungkin ini akan menjadi penyebab android lemot, force close, blank, crash, dan bahkan mengalami error.

Setiap aplikasi yang di install pasti akan memerlukan penggunaan RAM untuk menjalankan proses tersebut, dan bahkan pada aplikasi yang tidak pernah digunakan juga akan mengonsumsi resource RAM tersebut.

Aplikasi Yang Berjalan Pada Latar Belakang

Setiap Android pastinya sudah memiliki kemampuan multitasking yaitu menjalankan aplikasi yang berbeda pada waktu yang bersamaan.

Terkadang kita lupa bahwa aplikasi yang dibuka sebelumnya tidak ditutup dengan sempurna, ketika sering menggunakan menu Recent Apps untuk beralih di antara aplikasi yang dibuka sebelumnya.

File Cache

Chace file atau File cache merupakan data sementara yang digunakan oleh aplikasi saat ketika bekerja. File cache ini juga dapat dijadikan data riwayat yang dapat digunakan oleh salah satu aplikasi lainnya.

Selain itu juga file ini menyimpan data seluruh aktivitas yang dilakukan, seperti aktivitas terbaru dan aktivitas pencadangan otomatis.

Cache file yang terakumulasi akan memengaruhi kinerja android yang sedang kalian gunakan. Apabila terdapat file cache yang menumpuk, maka android akan bekerja semakin berat, terutama pada saat membuka aplikasi lain.

Sistem Log Penuh

Sistem log merupakan file catatan sisa rekaman aktivitas yang dilakukan oleh sistem terhadap aplikasi. File ini biasanya berupa file teks yang berisi informasi tentang proses-proses yang berjalan pada suatu sistem operasi.

Misalnya seperti proses install dan uninstall aplikasi, perubahan pada menu setting, error sistem, dan aktivitas yang dilakukan oleh virus.

Ukuran dari file sistem log, jika dibiarkan dalam waktu yang lama ukurannya akan mencapai hingga puluhan mega byte (MB) bahkan hingga giga byte (GB).

Memori Internal Penuh

Agar smartphone dapat bekerja dengan lancar, pastinya membutuhkan ruang penyimpanan, ketika memori internal android sudah penuh, kinerja Android akan berpengaruh.

Internal Penuh

Memori internal yang penuh juga merupakan akibat dari file cache dan sistem log yang menumpuk. Selain itu, akibat dari memori internal yang penuh ini juga akan mempengaruhi kinerja aplikasi baru ketika akan menyimpan data aktivitas.

Penyimpanan Eksternal

Banyak yang mengatakan bahwa penggunaan dari micro SD juga dapat mempengaruhi kinerja smartphone android yang kalian gunakan.

Namun ternyata yang mempengaruhi kinerja android lemot bukan berdasarkan ukuran kapasitas memori eksternal itu sendiri, Melainkan kategori kelas MicroSD.

Semakin rendah class MicroSD, maka akan proses pembacaan MicroSD akan semakin lambat.

Penggunaan antivirus lebih dari satu

Biasanya untuk mencegah virus pada android, kita menggunakan atau memasang aplikasi antivirus lebih dari satu. Namun hal ini akan membuat android kalian semakin menjadi lemot.

Semakin banyak kalian menginstal aplikasi antivirus, maka Android akan semakin menjadi lemot. Karena antivirus secara “real-time protection” akan terus memantau aktivitas yang kita lakukan hal ini dapat menurunkan kinerja android yang kalian gunakan.

Update Firmware

Setiap pengembang perangkat lunak ( firmware ) akan memperkenalkan pembaruan secara rutin pada aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat.

Apabila android masih menggunakan firmware versi lama, maka sistem operasi tidak dapat bekerja secara maksimal, bahkan kinerja aplikasi yang terinstal juga akan menjadi terhambat.

Baca Juga : Aplikasi Edit Foto Android

Cara Mengatasi Android Lemot

Kapasitas Penyimpanan

  • Hindari menyimpan data dalam jumlah besar pada penyimpanan internal.
  • Apabila kalian menggunakan file data yang banyak pada smartphone, gunakan kartu memori tambahan ( memory eksternal ).
  • Gunakan android dengan penyimpanan internal yang besar.

Penggunaan Antivirus

Jika kalian merupakan pengguna yang percaya pada fungsionalitas antivirus pada android, ini adalah sesuatu yang perlu diingat. Seperti aplikasi sistem standar, aplikasi antivirus terus berjalan di latar belakang.

Dampaknya adalah RAM kalian akan terbuang secara percuma dan performa android akan menjadi lambat. Gunakan hanya satu aplikasi antivirus saja untuk memaksimalkan kinerja android.

Auto Kill

Apabila kalian sering membuka dan mengganti ( multi tasking ) banyak aplikasi pada android, kalian akan menemukan banyak aplikasi yang sedang aktif pada latar belakang.

Dampak tambahan dari banyaknya aplikasi yang berjalan pada Recent Apps adalah menumpuknya file data pada RAM yang menjadikan penyebab android lemot.

paksa berhenti

Untuk menghindarinya kalian dapat memanfaatkan fitur “auto kill” pada menu pengaturan. Fungsi ini memungkinkan aplikasi yang sedang berjalan di background agar tidak dapat bekerja.

Update Perangkat Lunak

Segera lakukan update software untuk memperbaiki masalah “bug” (error) yang mungkin terdapat pada sistem operasi yang lama. Karena bisa dipastikan update tersebut akan menyempurnakan kinerja.

Walaupun dalam hal ini terkadang setelah melakukan update masih terdapat bug, pengembang pasti akan terus menyempurnakan sistem mereka.

Selalu periksa pemberitahuan update dengan cara masuk “menu Pengaturan”, pilih “Tentang”, kemudian “Pembaruan Sistem”, lalu pilih “Periksa pembaruan”.

Ini juga berlaku untuk aplikasi yang kalian gunakan. Jika kalian melihat pemberitahuan pembaruan aplikasi pada Google Play Store, segera lakukan update pada aplikasi tersebut.

Kalian dapat memeriksa pembaruan aplikasi pada menu “Aplikasi dan game saya” pada Google Playstore.

Penggunaan Widget

Satu hal yang membuat android menarik adalah widgetnya.
Tidak hanya mempercantik tampilan android saja, widget juga dapat digunakan sebagai menu shortcut untuk membuka aplikasi dengan cepat.

Meskipun ini akan membuat android kalian terlihat menarik dan mempercepat akses ke aplikasi, hal ini juga akan menghabiskan penggunaan RAM lebih banyak.

Hapus Aplikasi Yang Tidak Digunakan

Karena banyak aplikasi terbaru dan menarik untuk dicoba pada Google Playstore.

Tanpa disadari aplikasi tersebut hanya menarik pada awalnya saja, ternyata aplikasi tersebut memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi yang terinstal sebelumnya.

Akibatnya, penyimpanan pada android menjadi penuh karena aplikasi yang jarang digunakan. Agar android kalian tetap mendapatkan performa yang cepat dan stabil, kalian dapat menghapus aplikasi yang tidak pernah gunakan.

Perlu kalian ingat terdapat beberapa aplikasi default bawaan sistem yang tidak dapat dihapus yang menghabiskan RAM dan memperlambat Android kalian.

Untuk mencegah hal seperti ini, kalian harus menonaktifkan aplikasi ini dengan cara buka menu “Pengaturan”, pilih “aplikasi”, kemudian pada tab “jalankan”, pilih aplikasi yang tidak kalian perlukan atau pilih “nonaktifkan”.

Matikan Animasi Pada Android

Animasi merupakan salah satu fitur yang dapat menghabiskan penggunaan RAM pada android. Kalian dapat mematikan penggunaan animasi untuk mempercepat kinerja android.

Atau kalian dapat merubah skala animasi, transisi animasi, dan durasi animasi ke nilai terkecil.

Hapus Data Cache

Cara untuk mengatasi android lemot karena cache yang menumpuk ini adalah dengan selalu membersihkan atau menghapus file cache dari aplikasi apa pun yang sering kalian gunakan.

Kalian dapat melakukannya dengan cara membuka menu “pengaturan”, dan pilih “semua aplikasi”, temukan aplikasi yang ingin kalian hapus file cachenya.

Hapus Cache

Kalian juga dapat menghapus seluruh file cache aplikasi pada Android secara sekaliagus melalui menu “pengaturan”, “penyimpanan”, “hapus data cache” dan pilih “OK”.

Matikan Sinkronisasi Otomatis

Untuk tetap terhubung dengan seluruh akun yang terpasang pada android, kalian harus mengaktifkan fitur sinkronisasi otomatis. Namun, hal ini akan berdampak pada performa dan kinerja android yang digunakan.

Matikan sinkronisasi otomatis untuk membantu dalam mengelola perangkat android yang lemot. Akan tetapi jika fitur ini dimatikan, kalian harus membuka aplikasi seperti “email” secara manual.

Lakukan Reset Pabrik

Apabila kalian telah menerapkan metode di atas, namun android yang digunakan masih terasa lemot, mungkin cara ini dapat mengatasinya.

Kalian dapat melakukan reset pabrik melalui menu pengaturan, dengan cara masuk menu “pengaturan”, backup & reset”, kemudian pilih “factory reset”.

Perlu kalian ingat sebelum melakukan factory reset, kalian harus membackup seluruh data penting yang kalian miliki, karena menggunakan fitur ini akan menghapus seluruh data pada android.

Rate this post

You May Also Like

About the Author: igoy12