Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Lemot

Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Lemot – Penggunaan laptop saat ini semakin intens dilakukan, terutama untuk kalian yang bekerja di bidang IT. Penggunaan laptop yang lemot akan membuat kinerja dan aktifitas menjadi sangat tidak nyaman.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan laptop menjadi lemot, faktor utama laptop lemot adalah usia penggunaan device yang lebih dari 5 tahun pemakaian.

Ditambah lagi laptop yang sudah tua biasanya dibekali dengan hardware lawas pula seperti masih menggunakan HDD sebagai media penyimpanan utamanya.

Namun meskipun demikian tidak menutup kemungkinan untuk laptop baru saat ini terbebas dari kata lemot, karena banyak sekali faktor penyebab laptop lemot dan itu dapat dialami oleh siapa saja.

Berikut masalah umum penyebab laptop menjadi lemot yang paling sering terjadi pada seluruh tipe laptop.

Penyebab Laptop Lemot

Laptop Lemot Karena Kebanyakan Running App

Penyebab pertama yang membuat laptop kalian menjadi lemot biasanya disebabkan oleh hal-hal yang sangat kecil dan sepele. Contohnya seperti adanya aplikasi yang kalian buka dan berjalan secara terus menerus.

Jadi sebelum kalian berfikir bahwa laptop kalian menjadi lemot karena sesuatu yang tidak jelas, lebih baik kalian cek terlebih dahulu pada task manager apakah terdapat aplikasi yang sedang berjalan?

Jika hal itu terjadi, mengatasinya sangatlah mudah, Cukup matikan atau tutup aplikasi yang tidak peru agar beban laptop menjadi sedikit ringan dan kinerja laptop menjadi normal.

Laptop Lemot Karena Terkena Virus

Penyebab laptop menjadi lemot selanjutnya yaitu serangan virus malware.

Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya tentang virus komputer, virus malware yang masuk kedalam laptop akan membuat performa dan kinerja laptop turun secara drastis dan tiba-tiba.

Oleh karena itu, pastikan laptop kalian bersih dari serangan berbagai virus komputer agar kinerja laptop tetap stabil berdasarkan performa dan spesifikasi laptop.

Baca Juga : Tanda Laptop Terkena Virus

Overheat

Overheat merupakan istilah dimana komponen laptop menimbulkan panas yang berlebih, sehingga sistem operasi pada laptop terpaksa menurunkan performa chipset agar komponen laptop tidak cepat rusak.

Penurunan performa seperti ini biasanya pengguna akan merasakan CPU tiba-tiba melambat dan bahkan laptop mati secara mendadak.

Penyebab utama dari panas berlebih ( overheating ) yang paling umum terjadi yaitu heatsink ( kipas pendingin ) yang tersumbat debu.

Seperti yang telah kita ketahui, tugas utama heatsink adalah menyalurkan panas hasil dari komponen, kemudian panas tersebut dibuang melalui kipas yang ada pada bagian belakang heatsink.

Karena proses pendinginan tersebut hanya menggunakan kipas sebagai media utamanya, maka tidak heran jika kipas yang tersumbat tersebut dapat menurunkan performa dan kinerja laptop.

Penyebab overheat lainnya selain debu yaitu thermal paste CPU/GPU yang telah mengering. Thermal paste merupakan sebuah komponen berbentuk seperti gel yang berfungsi untuk meneruskan panas dari chipset ke heatsink.

Jika gel tersebut kering, maka dapat dipastikan proses transfer panas menjadi tidak maksimal. Pendinginan yang tidak maksimal tersebut akan membuat komponen chipset menjadi cepet panas.

Dan alhasil sistem akan menurunkan performa supaya komponen tidak cepat rusak karena panas yang berlebih, dan berakibat laptop menjadi tidak stabil dan lemot.

Butuh Defrag

Penyebab laptop lemot selanjutnya mungkin laptop kalian membutuhkan defrag pada hardisk. Defrag merupakan sebuah istilah gambaran dalam upaya untuk merapihkan data-data atau file-file yang terkadang posisi penempatan dalam HDD acak-acakan.

Untuk kalian yang belum mengetahui cara kerja harddisk, terdapat dua komponen utama yang bertanggungjawab besar terhadap data-data yang kita miliki dalam sebuah HDD.

Komponen yang pertama yaitu platter atau piringan yang merupakan tempat menulis data, komponen yang kedua yaitu head yang memiliki bentuk seperti jarum dan memiliki tugas untuk membaca dan menulis data.

Ketika hardisk digunakan, platter akan secara otomatis berputar secara konstan dengan kecepatan tertentu. Kemudian, head akan bergerak naik dan turun untuk mengolah data.

Terkadang data yang ditulis oleh platter akan terpisah-pisah karena gerakan kedua komponen tersebut. Dan seperti itulah gambaran proses defrag pada hardisk terjadi.

Cara memperbaiki laptop lemot menggunakan proses defrag sangatlah mudah, kalian hanya perlu membuka aplikasi defragmenter bawaan sistem operasi agar data-dat yang acak-acakan tersebut tersusun rapih kembali.

Penggunaan RAM

Seperti yang telah kalian ketahui, bahwa RAM memiliki tugas sebagai memori utama pada sistem dalam menjalankan segala proses pada laptop. Seluruh tugas tersebut akan ditulis dan dimasukkan ke dalam media penyimpanan seperti hardisk.

Masalahnya meskipun performa RAM sangat baik, akan tetapi RAM memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Ditambah lagi penyimpanan data pada RAM memiliki sifat yang sementara.

Oleh karena itu, pada saat sistem kehabisan RAM, maka sistem akan menggunakan hardisk yang memiliki performa jauh lebih pelan sebagai media tempat menulis data.

Cara memaksimalkan kinerja RAM kalian harus membatasi aplikasi atau sofware yang sedang berjalan seperti solusi yang pertama agar RAM kalian memiliki sedikit ruang untuk bekerja.

HDD Mulai Rusak (bad sector)

Penyebab lain selanjutnya yang membuat leptop kalian menjadi lemot adalah HDD yang telah mulai rusak. Seperti yang telah kita tahui sebelumnya, hardisk yang telah usang atau rusak akan menghambat proses kinerja laptop.

Efek dari masalah ini dapat menimbulkan berbagai kekurangan pada laptop, mulai dari laptop lemot, terkadang laptop menjadi hang, sampai file yang ada pada laptop tidak dapat terbuka alias corrupt.

Cara mengatasinya backup terlebih dahulu data pada laptop menggunakan hardisk eksternal sebelum terlambat dan mengganti HDD baru. Jika HDD tersebut dibiarkan saja maka HDD akan menjadi tambah parah.

Butuh SSD

Jika semua cara diatas telah kalian lakukan tetapi laptop masih saja lemot, satu-satunya cara agar laptop kalian tidak lemot lagi, kalian harus mengganti hardisk kalian ke hardisk SSD.

Hardisk SSD memiliki performa input dan output yang jauh lebih baik dibandingkan dengan HDD konvensional pada umumnya, dan memiliki efek yang luar biasa.

Dengan menggunakan hardisk SSD laptop kalian akan memiliki kecepatan akses aplikasi atau program menjadi lebih stabil and cepat tanpa ada lemot bahkan hang.

Tapi terdapat satu hal yang harus kalian perhatikan sebelum memutuskan untuk mengganti hardisk SSD. Kalian harus mengetahui terlebih dahulu type hardisk SSD apa suport pada laptop kalian.

Oleh karena itu, para teknisi laptop akan merekomendasikan untuk mengganti posisi DVD drive di laptop untuk ditempati oleh HDD, jadi kalian akan menggunakan hardisk HDD dan SSD.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

Setelah kita mengetahui penyebab laptop lemot lalu bagaimana cara untuk mengatasi laptop lemot?

Sebelum melanjutkan, perlu kalian ingat bahwa cara dibawah ini mungkin akan berbahaya untuk laptop kalian, jadi jika kalian ragu untuk melakukannya silahkan minta pada orang yang ahli dibidangnya.

Bersihkan Laptop Dari Debu dan Kotoran

Pada saat komputer digunakan, laptop akan menimbulkan panas. Panas ini biasanya muncul pada Processor, Power Supply, VGA, RAM, Chipset, dan Hardisk.

Oleh karena itu pada setiap laptop akan dilengkapi dengan heatsink dan kipas pendingin untuk memberikan udara pada komponen yang panas.

Apabila laptop kalian terdapat berdebu pada sirkulasi pendingin, maka udara tidak dapat mendinginkan komponen yang panas.

Itulah sebabnya kalian harus secara berkala dan rutin membersihkan laptop kalian dari debu dan kotoran, untuk menjaga suhu pada laptop tetap stabil.

Ganti atau Update Sistem Operasi

Gunakan atau ganti sistem operasi kalian dengan sistem operasi yang lebih ringan, dengan cara ini tentu kinerja hardware akan lebih ringan juga.

Dengan cara seperti ini akan membuat kalian lebih bebas dalam menggunakan aplikasi atau program yang ada pada laptop.

Matikan Program Yang Berjalan Pada Saat Startup

Program startup merupakan program-program yang secara otomatis akan berjalan pada saat laptop dihidupkan, untuk mematikan program yang berjalan pada startup.

Kalian dapat melakukannya dengan membuka Task Manager, dengan cara tekan menu start kemudian pilih run lalu ketik msconfig.

Dengan mematikan program yang berjalan saat startup, laptop atau komputer kalian akan terasa lebih ringan dari sebelumnya terutama pada saat laptop dinyalakan.

Hapus Program Yang Tidak Diperlukan

Apabila kalian menginginkan laptop kalian terasa lebih cepat, hapus program yang sudah tidak kalian gunakan.

Cara ini akan memberikan ruang kosong pada sistem komputer, sehingga kinerja laptoppun akan bertambah dan menjadi lebih ringan untuk diopersikan.

Laptop Lemot Karena Komponen Usang

Lakukan pemeriksaan terhadap komponen laptop kalian seperti motherboard, VGA, processor, ram, dan harddisk.

Apakah semua komponen yang kalian gunakan masih berfungsi secara normal? pastikan komponen tersebut tidak ada yang memiliki kelebihan daya atau kekurangan daya.

Menambah RAM

Cara yang terakhir adalah cara yang sangat berpengaruh pada laptop agar tidak lemot, seperti yang telah kita bahas sebelumnya, penyebab laptop lemot karena menggunakan kapasitas RAM yang kecil.

Untuk memperbaikinya segera lakukan ganti atau mengupgrade RAM pada laptop.

Kalian dapat langsung membeli dan memasang RAM, namun sebelum membeli perhatikan terlebih dahulu jenis dan type RAM yang kalian gunakan harus sesuai dengan slot yang terdapat pada laptop.

Rate this post

You May Also Like

About the Author: igoy12